Thank You November


Hello again November!

Masih ingat setahun yang lalu, November menjaadi bulan kebangkitan buatku, bulan dimana ada banyak kejadian yang membuatku bersyukur dan juga mengingatkanku untuk selalu bersyukur. Tahun ini November pun rasanya menjadi spesial lagi dengan berbagai rasa naik turun yang menguras emosi di kerjaan dan juga berbagai ketakutan-ketakutan yang muncul dalam menghadapi berbagai pengambilan keputusan.

Well, kalo baca postingan tahun kemaren saat aku menutup bulan November, sepertinya aku menutup bulan itu dengan sangat manis. Meskipun ketika itu aku mengawali November dengan sedikit kekecewaan. Dan seperti yang November-november lain yang udah2 aku selalu punya cerita spesial di bulan ini. Cerita spesial yang tidak hanya berakhir manis tapi juga cerita spesial yang cukup menyebalkan. Dan untuk tahun ini ada beberapa pengalaman baru yang aku lakukan di bulan ini.

Yang pasti bulan November ini penuh perpisahan dengan teman-teman kantor, perpisahan yang sebenarnya aku juga gak rela. Perpisahan yang mengajarkan aku bahwa setiap orang memilih caranya sendiri untuk pergi, tapi ada juga yang tidak bisa memilih karena keadaan. Perpisahan ini juga yang memaksaku untuk menjalankan tugas sebagai seorang HRD yang tidak hanya harus bisa me-recruit tapi juga harus bisa memberhentikan orang. Dari sini aku belajar bahwa orang yang menerima dan orang yang memberhentikan orang sebaiknya orang yang berbeda.

Bulan ini juga yang membuat aku ingat untuk selalu bersyukur dengan apapun keadaan yang aku alami. Begitu banyak peristiwa yang membuat emosi turun-naik sehubungan dengan pekerjaan di kantor yang pada akhirnya melatih aku untuk dapat mengontrol emosi. Bulan ini pula aku merasa sangat beruntung karena aku bisa melihat “kejamnya” dunia kerja yang lebih parah dari yang sebelumnya mungkin pernah aku lihat.

November ini sayangnya aku tidak bertemu dengan seorang teman yang pernah hilang dan kembali lagi di November tahun kemarin. Well, Aku pun tidak lagi peduli dengan kehadirannya sekrang, pertemuan kami di November tahun lalu seolah telah berhasil menuntaskan rasa penasaranku terhadap tanya yang belum terjawab sebelumnya. Dan kami pun kembali pada kehidupan kami masing-masing dan  menjalani hidup seperti biasa.

Sepertinya November tahun ini menjadi spesial buatku karena bulan ini aku banyak belajar. Belajar menjadi pemimpin, belajar menjadi manusia yang lebih baik lagi, belajar menjadi seorang teman, dan juga belajar mengontrol emosi.

 

Terima kasih November!

Terima kasih untuk semua pelajaran yang bisa kupetik. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s