2013 in Review


So Here are my 2013, the year full of dream, achievement, hope, disappointment, doubt, happiness, and so much more

January

Banjir Jakarta membuatku benar-benar merasakan menjadi korban banjir yang sebenarnya. Mengaduk-aduk emosi di tengah deadline pengerjaan kasus praktek. Di bulan ini juga aku ditunjukkan bahwa yang namanya sukses itu tidak dicapai dengan mudah, ada perjuangan-perjuangan hebat yang harus dilalui. Thanks untuk Mbak-Mbak Psikolog di ABC Consultant yang membuatku menyadari hal ini. Another moment on this month was my best friend wedding. Temen dari kecil, dari masih sepedaan bareng tiap pulang les, gosip bareng and finally she found her prince charming. Gak nyangka juga setelah banyak love story yang dia lalui akhirnya dia berlabuh pada teman SMA-nya. Another moment that make me believe that affinity is really awesome. Namanya jodoh itu gak bakal ada yang duga. Siapapun dia, dimanapun dia, everything will be clear on the right time.

February

It’s Chinesse New Year (CNY), My first CNY tanpa ritual menghitung angpao sama koko. Semoga beberapa tahun lagi ritual menghitung angpao ini berubah menjadi ritual bagi-bagi angpao. *crossfinger* CNY di keluargaku pada akhirnya tetap menjadi tradisi yang mempertemukanku dengan banyak saudara-saudara yang jarang bertemu. Di bulan ini, aku bertemu dengan LAUT LEPAS. Merasakan sebuah perasaan yang bener-bener undescribed ngeliat laut lepas segitu luasnya. Seolah semua kekesalan, ganjalan, dan lain sebagainya bisa aku tumpahin gitu aja di laut itu tanpa perlu takut kalau semua perasaan itu akan kembali lagi. Hasilnya adalah sebuah perasaan yang begitu lega setelah kembali dari travelling kali ini. Sebuah pengalaman yang gak akan pernah aku lupakan dan selalu aku rekomendasikan ke orang-orang yang aku kenal.

March

Lagi-lagi bulan ini aku masuk dalam sebuah pilihan antara tetap tinggal atau mencari tempat magang baru. Sebuah pilihan yang terasa sulit, namun ternyata  akhirnya menjadi salah satu pilihan yang aku syukuri. Keputusanku untuk tetap tinggal di tempat magang tersebut akhirnya mempertemukanku dengan banyak kejaiban. Yang jelas selama bulan ini aku benar-benar belajar untuk bertahan dalam ketidaknyamanan, bertahan dalam suatu situasi yang tidak biasa untukku.

April

Loosing a friend, a best friend. Shocked, sedih, dan ga percaya dengan berita itu. Well, jujur sampe saat ini kadang-kadang masih suka lupa kalau dia itu uda ga ada. Kadang kangen dengan hal-hal positif yang biasa dia bagi ke kami, keceriaan dia, impian-impian dia, dll. Aku yakin meskipun sekarang dia uda ga ada tapi harapan-harapan dia, cita-cita dia itu tetap hidup. May U live a better life up there.🙂

Di bulan ini juga aku ketemu dengan teman-teman baru yang selama ini cuma aku denger namanya dari temen aku yang lain. Thanks for spending time with me, thanks to remind me how it feel to laughing with friends. Bersama dengan mereka juga aku melalui ulang tahunku, tahun ini. Sebuah perjalanan hari ulang tahun yang benar-benar berbeda.

May

It’s a dream come true. Well, yeah! Bulan ini menjadi penutup rangkaian magangku selama 8 bulan ini. Bulan yang menjadi A-May-zing karena di bulan inilah aku bertemu dengan banyak keajaiaban. Bulan yang menunjukkan aku sisi lain dari hidupku yang selama ini tidak mampu aku lihat sendiri.Bulan yang mempertemukanku dengan dream job, bulan yang membuatku merasa tidak percaya kalau semua ini nyata. That “too good to be true” feeling. Di bulan ini pula satu resolusi berulangku akhirnya berhasil aku coret. Bisa nyetir sendiri. Yup that’s right! Aku nyetir ke TA plus parkir sendiri tanpa didampingi orang yang bisa nyetir.

June

Di bulan ini perlahan rasa lega mulai menghampiri karena aku merasa semakin dekat pada tujuan akhir dari gerbong perkuliahan ini. Rasa lega yang belum sempurna-sempurna banget karena masih banyak yang harus aku lewati, namun setidaknya rasa lega ini sedikit meringankan bebanku.

Bulan ini aku juga belajar untuk menjadi biasa pada sesuatu yang tidak biasa. Untuk tetap bertahan pada sesuatu yang mungkin tidak seperti yang kita harapkan.

July

Lesson learned di bulan ini adalah tragedi tour yang batal. Lagi-lagi masalah selalu membuat aku semakin mengenal genk Psychopeer. Ternyata hidup di Indonesia belum bisa membuat orang aman dalam hal hukum.

August

Entah kenapa bulan ini seolah banyak hal yang berhubungan dengan status. Berpikir mengenai wedding song favorite, obrolan tentang being single, melihat dan menyaksikan banyak cerita rumah tangga. It’s really nice to talk about this topic, but it takes much energy to think about it.. haha..

September

It’s really a dream that too good to be true. Mimpi yang seolah terbuka jalannya di bulan Mei yang lalu akhirnya harus aku tutup rapat-rapat. Kadang ada kesempatan yang seolah datang bergelimang bak cahaya berlian, namun ternyata kesempatan itu punya expired date yang kita gak pernah tahu kapan hal itu terjadi. Lesson learned di bulan ini adalah bagaimana cherish that oppurtunity and work hard to achieve it. Bulan ini juga jalan-jalan ke Bali yang membuat aku belajar banyak hal. Terima kasih untuk Bali yang membuat aku belajar untuk menghargai orang lain dengan mendengar.

October

Mungkin bulan ini jadi bulan yang paling naik turun, bulan dimana harapan seolah timbul tenggelam. Seolah ada hari baru yang akan segera tiba dengan semangat optimisme, tapi ada juga ketidakjelasan yang membuat hati menjadi begitu pesimis. Ada banyak waktu senggang yang membuat aku berpikir sampai-sampai jadi over thinking. Well.. really thanks for the time in this month. Karena hidup perfect untuk setiap orang berbeda, kitalah yang harus belajar untuk melihat perbedaan itu dan menerima perfect versi kita sendiri.🙂

November

Month of hope. Aku mengawali bulan ini dengan sebuah perasaan yang sangat kurang mengenakkan. Aku pun mempertanyakan mengapa semua plan-ku tentang masa depan seolah menjauh perlahan satu-persatu. Cukup sulit ketika itu menenangkan diriku sampai akhirnya aku bisa berpikir jernih kalau mungkin ada hal baik lain yang menungguku sehingga jalan aku menuju plan-plan-ku tersebut menjadi tidak mulus. ” When everything doesn’t work on my plan, remind me that there’s another better plan for me. ” Yup, mungkin memang ada hal yang lebih baik yang menungguku karena entah kenapa selama di bulan ini, seolah muncul banyak hal-hal kecil yang menghidupi api harapanku yang mulai redup perlahan di bulan-bulan sebelumnya. Setitik cahaya terang yang membuat seolah semua harapan bermunculan lagi dan aku berani untuk berharap lagi. Harapan yang pada akhirnya membawa banyak hal baik selama bulan ini.

December

The last month on this year. Hfffffff.. Bener-bener ga berasa tau-tau Desember datang dan I’m still the same me. Segala aspek kehidupanku masih penuh perjuangan. Berjuang untuk menyelesaikan thesis, berjuang untuk memantapkan hati dan menata masa depan. Namun, ada satu hal yang sangat aku syukuri di bulan ini. Aku bersyukur untuk segala kehidupan, keluarga, dan teman-teman yang aku miliki. Yet still sometimes mereka ga seperti yang aku harapkan, namun aku yakin kehadiran mereka itu sangat berarti buat aku. Untuk menjadi tempat berbagi berbagai rasa yang pernah singgah di tahun ini. Untuk menjadi sumber harapan bahkan ketika diriku sendiri tak mampu lagi berharap. Untuk menjadi penyemangat dalam segala usaha yang aku lakukan. Untuk menjadi kacamata lain ketika aku terlalu buta untuk melihat. Pokoknya can’t imagine what will I be without them.

Penutup tahun 2013 lagi-lagi masih bertema family. Berkumpul bersama keluarga dari papa, dengan sepupu-sepupu yang menghabiskan masa kecil bersama. BBQ bersama dengan mereka, persiapan BBQ yang terasa sangat berebda. Another tolerate issue yang aku pelajari selama persiapan ini, bagaimana kita belajar untuk melihat sesuatu dari kacamata orang lain dan mencoba untuk memahaminya. Detik-detik menjelang pergantian tahun aku habiskan di jalan berdua bersama mama dan juga salah satu sepupuku bersama pacarnya. Sepanjang perjalanan bersama dengan bunyi kembang api dan juga cahayanya yang seolah tak putus berlarian di langit malam. Suasana hiruk-pikuk yang membuatku tetap mampu untuk membayangkan resolusi-resolusi baru di tahun yang baru.

Mengenai resolusi di tahun 2013, setidaknya ada hal-hal yang sudah berhasil aku capai di tahun ini. Untuk itulah aku masih akan tetap meyakini dan berusaha untuk mewujudkan resolusiku yang lain yang mungkin belum sempat aku penuhi di tahun sebelum-sebelumnya. Selain tentunya aku ingin menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan dapat berguna untuk orang-orang disekitarku. Well, yang pasti I’m ready with a new life, I promise to leave all un-necessary things behind.

Terima kasih untuk 2013 yang penuh perjalanan dan pelajaran.

Terima kasih untuk hadiah-hadiah cantik dari kehidupan.

Terima kasih untuk kebaikan hati dari para malaikat tanpa sayap.

Terima kasih untuk sahabat yang datang dan pergi dengan cerita-ceritanya.

Semoga 2014 menjadi tahun yang penuh berkah dan kebahagiaan.

Semoga 2014 menjadi tahun yang lebih baik lagi.

Semoga tahun yang baru ini aku bisa melengkapi resolusi berulang yang belum sempat dipenuhi di tahun sebelumnya.

🙂

Sometimes on the way to the dream you’ll get lost and find a better one -unknown-

Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s