My Lovely Brother Wedding ^^


“Lihatlah pernikahan sebagai tempat belajar menjadi suami dan istri yang baik. Pernikahan bukanlah tempat mencari kebahagiaan tetapi tempat belajar” (Lhama* Dharmavajra)

Sebuah tagline yang tercantum di undangan pernikahan koko, tagline yang sederhana namun maknanya begitu mendalam. Sepanjang perjalanan hidup aku banyak melihat keluarga demi keluarga yang ada di sekitarku, masing-masing selalu punya keunikannya masing-masing dan semuanya ini adalah proses belajar mereka mengarungi rumah tangga yang mereka bina tersebut. Rasanya saat melihat hal tersebut, tagline di atas menjadi sebuah kenyataan yang tak terbantahkan. Waktu itu cerita tentang tagline ini muncul dalam obrolan singkat di dalam mobil dengan koko saat membicarakan mengenai pernikahan sepupu kami, koko bilang perkataan dari Lama Dharmavajra ini sangat applicable dalam kehidupan perkawinan manapun. Dan pada akhirnya kata-kata inilah yang muncul di undangan pernikahannya.

Sebuah kalimat yang diartikan bahwa pernikahan itu adalah tempat belajar menjadi istri, suami, anak, menantu, orang tua, dan ipar yang baik. Pernikahan itu  bukan sebuah akhir dari perjalanan seseorang tetapi sebagai awal dari sebuah keluarga yang baru. Tagline yang indah ini semakin lengkap dengan dhammadesana* dari seseorang yang pernah mengajarkan begitu banyak hal pada aku dan koko. Sebuah nasehat pernikahan yang isinya juga sangat applicable dalam kehidupan sehari-hari, bukan wejangan dalam bahasa tinggi yang sulit dimengerti.

Selain itu, moment ini sudah membawaku ke dalam sebuah perjalanan penuh pelajaran selama beberapa bulan terakhir dalam membantu menyiapkan pernikahan ini. Pelajaran yang kurang lebih mirip dengan saat aku jadi WO di Psywed part1, namun semuanya terasa begitu mengena karena yang aku hadapi kali ini adalah keluargaku sendiri, saudara-saudaraku, dan kenalan-kenalanku sendiri. Di mulai dari persiapannya yang sangat menguras otak, waktu, dan tenaga kami, belum lagi dengan percikan-percikan emosi yang muncul tiba-tiba dan menghilang dengan sendirinya. Sampai akhirnya perjalanan di hari H yang membuatku dapat menerima segala kekurangan dan kelebihan dari acara penting ini. Really thank God that everything was so smooth at the day. Banyak yang mungkin belum berjalan sesuai rencana, namun banyak pula yang sudah berjalan dengan begitu mulus dan semoga hal ini bisa membawa kebaikan bagi semuanya.

Di pestanya sendiri ada banyak orang yang aku temui termasuk teman-teman mama-papa, dan saudara2 yang sudah lama tidak ditemui. Pertemuan yang tak jarang dilanjutkan dengan pertanyaan “kapan nyusul” yang harmpir selalu terlontar setiap aku berjabat tangan dengan orang yang aku temui tersebut. Pertanyaan yang menjadi retoris buatku karena hanya bisa kujawab dengan senyuman dan jawaban alakadarnya. Well, tampaknya memang ini sudah menjadi pertanyaan yang akan semakin umum kudengar sampai akhirnya aku benar-benar menyusul. Selain itu, aku juga bertemu lagi dengan genk midnite yang sudah lama tidak aku temui, meskipun tidak full team, really a nice moment to catching up with them.

Well, mungkin setelah ini ada yang berubah dalam keseharianku, gak lagi liat koko setiap hari di rumah, gak lagi nungguin koko pulang malem karena musti ke Bogor, and so on. But it’s a process that I must face and every process always need an adaptation. Just wish them a happily ever after life and they can be a good example for others. and also welcoming my sis in law to our family.. ^^

 

*) Lhama: Sebutan untuk Bhikku yang berasal dari aliran Tibet.

*) Dhammadessana: dapat diartikan sebagai pembabaran kembali Dhamma, ajaran Sang Buddha, dengan berdasarkan pada Kitab Suci Tipitaka yang dilakukan oleh Bhikkhu, pandita, maupun upasika.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s