Hello Ghost


Aku baru saja menonton sebuah Film Drama Korea yang diputar di Blitz. Rasanya film ini menjadi salah satu film menarik selama beberapa bulan ini yang bisa dilihat di bioskop Indonesia. Setelah Source Code dan Company Men, aku bisa mengatakan kalau film Hello Ghost ini film bermutu dengan konsep yang unik.

Setelah menonton film ini, aku pun menyimpulkan film ini merupakan film dengan genre yang bervariasi. Saat mendengar judulnya, kesan pertama yang muncul adalah genre horor. Saat mulai menonton adegan-adegan awal, kesan pun berubah kalau film ini adalah film komedi hantu seperti film-film hantu Mandarin yang pernah ngetrend di tahun 90-an. Di tengah-tengah film, seperti biasa diselipi sedikit bumbu romantis antara si tokoh utama dan seorang suster cantik. Sampai mendekati akhir film, penonton pun dibuat terharu sampai menangis.

Film ini bercerita mengenai seorang pria yang sedang depresi dan kesepian, Sang-Man tiba-tiba mendapatkan kemampuan untuk melihat hantu setelah beberapa kali gagal saat mencoba bunuh diri. Lalu dia pun mencari seorang paranormal dan diberitahu bahwa ia tidak bisa menyingkirkan roh-roh tersebut sampai ia bisa membantu mereka mendapatkan keinginan terakhir mereka, Sang-Man mengijinkan mereka untuk merasuki tubuhnya. Pada saat membantu mereka, Sang-Man menemukan kenikmatan hidup sehari-hari dan melupakan rasa sepi dan depresi yang dimilikinya.

Melihat sinopsis dari website blitz megaplex di atas dan cerita dari orang yang sudah menonton film ini, aku menyimpulkan kalau film ini akan dipenuhi dengan adegan-adegan lucu antara Sang Man dan para hantu. Ternyata memang cukup menghibur dan membuat seisi bioskop tertawa terbahak-bahak.

Filmnya memang dipenuhi dengan banyak adegan yang mengundang tawa. Namun, sang sutradara tampaknya bisa dengan mudah membaliknya menjadi adegan mengharukan. Hal ini bisa dilihat saat pertama kalinya Sang Man pulang ke rumah bersama para hantu yang mengikutinya. Ceritanya juga begitu mengalir membuat penonton tidak sadar kalau pelan-pelan film pun sudah sampai di akhir cerita.

Well, selain ceritanya yang menghibur, film ini juga punya pelajaran moral yang bisa dipetik, terutama di tengah hebohnya masyarakat dan selebritas Korea yang akhir-akhir ini marak dengan berita bunuh dirinya. Film ini tampaknya ingin mengingatkan masyarakat Korea kalau hidup itu jauh lebih berharga daripada kita memaksakan diri mengakhiri hidup ini. Tentunya hidup yang berharga itu akan semakin menyenangkan jika bisa diisi dengan orang-orang yang kita sayangi. ^^

Buat yang belom nonton, dan lagi cari film untuk ditonton, rasanya film ini jadi pilihan yang cukup baik.

^o^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s