Happy Rainy Valentine’s


Ujian datang di Hari Valentine..

Ini status fb aku tadi pagi. Beberapa orang bertanya padaku, ujian apakah yang dimaksud? Tentunya bukan ujian tertulis seperti di sekolah atau dikampus, tapi ujian yang lebih berat dari itu.

Sebulan terakhir ini aku jadi sering naik mikrolet, setelah setahun kemarin aku meminimalisir kegiatan yang memerlukan naek mikrolet ataupun angkutan umum laennya selaen busway dan taxi. Semuanya itu karena efek trauma ketika aku bertemu dengan copet di mikrolet awal tahun kemarin. Meskipun sebenarnya aku mau naek mikrolet ataupun bus umum sendiri, tp terkadang ketakutan itu jauh lebih besar daripada niatku sehingga aku lebih memilih alat transportasi lain atau kalau tidak aku akan merengek minta diantar oleh papa atau oleh koko. Di satu sisi aku ingin menjadi mandiri dan bisa kemana-mana sendiri tidak perlu sampai dianter2, tp di sisi lain aku masih sangat terlalu takut untuk naik angkot dan sejenisnya.

Menjelang bulan-bulan terakhir di tahun kemarin, pelan-pelan aku mulai memberanikan diri untuk naik angkot dkk-nya. Di mulai dari naek Kopaja02 dari ADR Pluit bareng Sari. Lagi-lagi aku mendadak jadi parno saat ketemu pengamen beperilaku preman yang sangat menyeramkan. Sampe akhirnya aku sekarang harus bolak-balik kantor naek mikrolet. Awalnya aku memilih untuk bareng dengan salah satu temen kantor yang rumahnya dkt sama aku, tp rasanya masih belom biasa. Sampai suatu ketika aku harus pergi sendiri tanpa bareng tmn itu, aku males bgt rasanya. Besok-besoknya saat harus pergi sendiri, aku pun memilih di anter karena kebetulan ada papa atau koko yang pas bs anterin. Dari sebulan itu, cuma bisa diitung pake jari aku pulang dan pergi bener2 sendiri.

Akhirnya hari ini, semua rintangan berangkat ke kantor menumpuk jadi satu. Hujan besar, Papa dan koko gak ada yg bisa anterin, berangkat bareng tmn kantor itu jg sudah tidak memungkinkan. Mau tidak mau aku musti berangkat sendiri, pagi2, ujan2.. lengkap dhe.. T.T Sebenarnya beberapa waktu sebelum hari ini, aku sudah bertemu dengan satu-persatu rintangan tersebut, dan aku selalu punya cadangan senjata untuk menghadapi rintangan itu. Jadi aku menganggap hari ini adalah ujian buatku untuk berangkat sendiri ke kantor karena kalau dipikir lagi aku bisa kok kalau aku mau.

Lalu dalam bayangan-ku pun terlintas peristiwa saat masih sekolah dulu. Aku selalu suka hujan di pagi hari, itu bearti aku akan ke sekolah naek mobil seperti teman2 ku yang lain. Mungkin kedengarannya aneh, jarak rumahku dan sekolah tidak begitu jauh, tapi saat sekolah dulu, mama pasti meminta papa untuk mengantar aku dan koko ke sekolah setiap hujan besar. Tapi entah kenapa sejak kuliah aku jadi kurang begitu suka hujan di pagi hari, seperti hal nya hari ini, hujan di pagi hari itu benar-benar merepotkan.

Di hari ini pun aku belajar bahwa langkah pertama itu begitu penting dan begitu menentukan karena segala sesuatunya diawali dengan langkah pertama dan akhirnya lama-lama menjadi kebiasaan. Seperti pepatah mengatakan, “Perjalanan ribuan mil diawali dengan langkah pertama” ^^

2 thoughts on “Happy Rainy Valentine’s

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s