How to..


Tiba-tiba teringat postingan sekitar 1 atau 2 tahun yang lalu tentang perosotan atmosphere di FX, perosotan panjang dari lantai 7 sampe lantai 1 (sekarang sih cuma sampe lantai 3). Waktu itu aku bilang kalau saat masuk ke perosotan itu kita gak akan pernah tahu apa yang akan kita rasakan selama di dalam sana, tp yang jelas kita tahu kalau perosotan itu akan ada ujungnya.

Kurang lebih sebulan ini, aku seperti berada dalam perosotan itu, muter-muter ga jelas, dan belom tau kpn bs keluar dari perosotan itu. Aku hanya mengikuti arus tanpa berpikir cara untuk memperlambat arus atau mempercepat arus.

Sebulan ini pula rasanya otak keras kepalaku mulai keluar lagi, mencoba memaksakan kehendak meskipun sebenarnya aku tidak punya cukup keberanian untuk memutuskan apa-apa. Pilihan yang cukup sulit bagiku, mempertahankan idealisme atau melupakan idealisme demi menghilangkan guilty feeling yang entah muncul darimana. Dan kinipun aku mempertanyakan, masih layakkah idealisme dipertahankan ditengah serba ketidak jelasan dunia ini?

5 thoughts on “How to..

  1. Tin, menurut gwa ya, loe harus pertahankan idealisme.. karena walau dunia ini serba tidak pasti, idealisme yang selama ini “memberi” sedikit “cahaya” buat dunia. Ya gwa maksud adalah hampir seluruh penemuan terbesar, orang-orang sukses, dan pencapaian yang besar yang berarti di dunia, dimulai dengan sebuah idealisme.. So, menurut gwa idealisme sangat beharga dipertahankan, walau ditentang banyak orang yang berlabel “rasionalis”.

    LYSA

    1. rasanya g akan sangat senang kalau g bisa ttp mempertahankan idealisme g itu. namun terkadang idealisme ga selamanya bisa dipertahankan krn biar bagaimanapun idealisme itu bisa saja bertentangan dengan kebahagiaan orang yg kita sayang. dan mau tdk mau akhirnya kita mematahkan idealisme itu untuk melihat orang yang kita sayang tersenyum bahagia..😦

  2. Yah gwa setuju kalo soal itu. ada beberapa idealisme atau prinsip yang memang harus dikorbankan demi orang yang disayang (karena infact kita hidup bukan sendirian ky Tarzan di utan).. Hahaha gwa juga begitu kok.. gwa juga mengorbankan beberapa idealisme gwa, demi suatu saat bisa “jalan” bareng sama orang yang gwa sayang.. Yah sekarang berharap die mengorbankan beberapa idealisme aja juga (orngnya super prinsipal lagi…)
    HAHAHAHAHA Curhat MODE : ON

      1. hahahaha… jangan begitu donk tin… hahaha… kan namanya curhat colongan dimanapun, kapanpun, dan dalam kondisi apapun bisa dilancarkan.. hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s