Wake me Up When September Ends


Lagu Wake Me Up When September Ends dari Green Days yang sempat jadi lagu wajib  yang selalu terdengar di awal kuliahku, sekarang entah kenapa menjadi soundtrack resmi yang dikumandangkan orang-orang setiap bulan september tiba. Setidaknya hal ini rutin aku lihat setiap September sejak orang bebas meng-update status di facebook mereka. Selain itu ada juga lagu September Ceria yang dulu sekali sempat booming. Kedua lagu ini sama-sama menggambarkan mengenai situasi bulan September. Entah kenapa tahun ini lagu ini berkeliaran di benakku seiring dengan berjalannya bulan September sampai berakhirnya bulan September di minggu yang lalu. Meskipun kondisinya tidak mirip dengan lirik asli lagu tersebut tp sepertinya lagu itu begitu melekat dalam benakku. Setidaknya bulan ini banyak sekali hal menarik yang aku lewati. Bulan yang penuh dengan pertemuan dengan teman-teman lamaku, bulan yang penuh dengan hal-hal unik dan tidak terduga. Sebenarnya bukan hanya di bulan September saja, tp saat mengawali Bulan Oktober pun suasana itu masih begitu terasa, Lovely atmosphere yang sudah lama tidak aku rasakan. Tapi lucunya malah selama bulan ini aku tidak bertemu dengan teman-teman yang selama ini banyak menghabiskan waktu bersamaku di bulan-bulan terakhir.

Ada yang bilang, awal yang baik akan berakhir dengan baik pula. Ternyata awal bulan yang baik ini memberi energi positif di sepanjang hariku di bulan ini. Meskipun tidak semuanya berakhir baik, tp aku pun berusaha untuk tetap memandang ke depan dan tidak terlalu lama melihat ke belakang saat yang tidak baik itu datang. Sampai akhirnya aku bisa melihat pilihan-pilihan lain yang bertaburan di depan. Seolah-olah di bulan ini mataku benar-benar dibukakan untuk melihat segala pilihan yang bisa kupilih dan bisa kuusahakan untuk kuraih. Di beberapa segi, aku malah begitu tercengang, merasa selama ini aku begitu terisolasi dalam pikiranku sendiri sampai tidak bisa melihat hal lain yang jelas-jelas begitu nyata.

Rasanya aku masih belum mau bangun dari bulan yang seperti mimpi ini karena saat bulan ini berakhir aku harus menyadari kalau semuanya akan kembali seperti sedia kala. Sambil berharap ada sedikit yang tertinggal, pelan-pelan aku mulai menjalani kehidupanku di bulan yang baru. ^^

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s