01.09.10


Rasanya aku baru saja mendengar ungkapan dari seorang teman. “ Welcome to the word. ” Setidaknya dia lebih dulu bekerja beberapa bulan sebulan aku dan sudah layak untuk mengatakan “ungkapan maut” itu. Bulan-bulan pertama, aku oun merasa begitu terkagum-kagum dengan dunia kerja. Meskipun kantor aku bukan kantor dengan perlengkapan semodern kantor-kantor di bilangan Sudirman, Jakarta, ataupun kantor dengan design futuristik. Bahkan komputer di rumahku sepertinya memiliki spesifikasi yang lebih tinggi daripada komputer yang ada di meja kerjaku saat itu. Di minggu-minggu pertamku, aku bahkan harus menggebrak-gebrak monitor-ku agar warna layarnya kembali seperti semula. Lingkungan baru di kantor pun tidak begitu berbeda jauh dari lingkungan di kampus, hanya ada 2 orang di ruanganku yang usianya terpaut cukup jauh dari usiaku. Meskipun demikian, tapi ada begitu banyak hal yang membuatku terpukau dan perlu untuk membiasakan diri dengan hal itu. Setidaknya saat itu aku baru tahu bagaimana caranya mentransfer telepon ataupun menarik telepon, termasuk aku jadi tahu kegunaan tombol flash di pesawat telepon, hari pun berjalan aku pun juga belajar menggunakan mesin fax dan mesin fotokopi. Everything need to be learned at the first time.

Untungnya selama sekolah dan kuliah dulu, aku aktif ikut kegiatan organisasi di sekolah ataupun di kampus. Hal ini sangat membantu aku untuk beradaptasi, setidaknya aku tidak perlu kaget dengan berbelitnya urusan birokrasi ataupun sekian banyak prosedur yang kadang merumitkan tapi tetap harus ditaati. Ataupun saat harus berinteraksi dengan banyak orang dan aku pun sudah terbiasa bekerja dengan banyak orang dengan berbagai latar belakang, meskipun pada akhirnya aku juga menemukan perbedaan antara di kampus dan di dunia kerja. Selama setahun ini pun akhirnya aku belajar untuk menggantungkan diriku pada kemampuanku sendiri dan pelan-pelan berusaha menjadi orang yang mandiri namun tidak mementingkan diri sendiri.

Tepat setahun bekerja di hari ini, aku melihat sebuah tulisan dari seseorang yang aku kenal mengenai hari dunia baru yang siap dia masuki sebentar lagi. Saat membaca tulisan itu aku seperti melihat diriku setahun yang lalu, begitu penuh harap dan begitu bersemangat. Rasanya aku ingin memberitahu mereka, dunia baru itu tidak seindah yang kita bayangkan, dunia baru itu bukan sekedar menyandang gelar karyawan dan bisa bebas menjadi apa yang kita mau. Dunia baru ini penuh dengan berbagai macam tantangan dan justru mungkin ada kalanya kita tidak bisa jadi diri kita sendiri di sini. Tapi  disinilah kita belajar menjadi diri sendiri dan memegang prinsip kita sendiri tanpa melukai orang-orang di sekeliling kita.

Well.. Last year I started this month full of new hope, with a bright sunshine. Now, this is a new month and I wanna start this new month brightly. I believe this will bring me to my next best thing. 加油!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s