Dufan Research Team


Beberapa waktu yang lalu, tiba-tiba aku teringat akan DUFAN Research Team dan segala embel-embelnya. Sebuah tim yang terasa begitu solid mengerjakan semua tugas-tugasnya, sampai-sampai banyak yang berkorban untuk tim ini. Entah apa yang menarik dari tim ini, beberapa dari kami begitu mencurahkan segenap perhatian untuk tim ini dan semua mata serasa memandang ke arah kami yang menjadi bagian dari tim ini.

Suatu hari, di suatu pagi, sebelum aku berangkat kerja, di salah satu tumpukan yang ada di kamarku, aku melihat selembar kumpulan foto-foto yang salah satunya berisi foto Dufan Research Team. Selembar foto inilah yang membangkitkan ingatan tentang tim yang begitu aneh ini. Sampai saat ini pun aku tidak tahu apa yang membuat tim ini begitu spesial, membuatku rela berniat untuk bolos kuliah, membuat beberapa temanku rela tidak bisa mengikuti ujian, dan membuat kami semua rela berpanas-panasan dengan jaket almamater menjelajahi Dufan di siang hari yang terik, serta membuat kami juga rela terbenam dalam tumpukan kuesioner-kuesioner yang jumlahnya hampir mengenapi angka 500 dengan hitungan 6-7 lembar per kuesioner. Yang jelas saat itu aku menganggap tim ini salah satu bagian dari pembelajaranku untuk bekerja secara profesional. Maka tak heran saat itu aku tak kuasa menahan diri berkesal-kesal ria saat melihat beberapa temanku bisa santai-santai sendiri, padahal deadline sudah di depan mata. Satu hal yang pasti, tim ini membuatku menjadi sangat begitu hafal dengan seluk beluk Dufan dan Ancol yang kukunjungi lebih dari 6 kali dalam setahun itu.

Akhirnya kami bisa melewati semua itu, akhirnya tim ini pun berhasil meregenerasi komunitas kami. Setidaknya ada beberapa oknum yang merasa menjadi semakin mengenal kami saat mereka terlibat dalam tim ini, meskipun hanya sebagai tim cadangan. Dan ternyata tim ini juga menghasilkan gosip paling lama di komunitas kami. Aku pun tidak tahu kenapa gosip itu bisa bertahan lama di antara gosip-gosip lain yang muncul dan tenggelam bergantian, bahkan sampai akhirnya oknum-oknum yang terlibat di dalam gosip itu mulai meninggalkan komunitas kami karena kesibukan yang lain. Selain itu, ada juga tim cadangan yang merasa begitu senang menerima imbalan dari kerja keras mereka yang meskipun hanya berupa uang ganti konsumsi dan transportasi yang jumlahnya pasti jauh lebih kecil dari uang yang mereka terima di tempat kerja mereka yang sekarang.

Buatku sendiri, tim ini merupakan salah satu tim tertangguh selama aku berada di dalam komunitas ini. Bukan suatu hal mudah, menghasilkan sebuah karya di tengah pasang surutnya SDM karena kesibukan kuliah masing-masing. Setelah melalui perjalanan yang amat sangat tidak mudah, tim ini berhasil menghasilkan sesuatu yang terus menerus disebut saat orang-orang menceritakan sejarah komunitas ini. Aku pun berharap seiring dengan berjalannya waktu, komunitas kami ini akan menghasilkan research team – research team yang lain yang jauh lebih tangguh dan jauh lebih baik.

One thought on “Dufan Research Team

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s